
Bantu perusahaan kecil, bukan AirAsia
Seorang pakar ekonomi mempersoalkan keputusan sebuah bank milik kerajaan Sabah memberi pinjaman sebanyak RM300 juta kepada AirAsia dengan berkata, dana itu sepatutnya digunakan bagi membantu perusahaan kecil dan sederhana (PKS)





